Hamas Menentang Mesir Dukung Kesepakatan UEA-Israel

Sabtu, 22/08/2020 20:37 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh mengumumkan pada bahwa Hamas menentang dukungan Mesir untuk kesepakatan normalisasi UEA-Israel.

Haniyeh mengkritik kesepakatan UEA-Israel dan menegaskan kembali bahwa itu terjadi karena ketakutan dari Israel, kelemahan para pemimpin Arab, dan mencari dukungan dari kekuatan asing untuk tetap berada di atas rezim mereka.

“Kami menentang dukungan politik Mesir untuk kesepakatan itu,” ujar Haniyeh dilansir Middleeast, Sabtu (22/08).

"Kami tidak mendukung kesepakatan apa pun antara Mesir dan Israel dan kami tidak setuju bahwa ada dukungan untuk kesepakatan normalisasi dengan Israel," tambahnya.

Haniyeh menggambarkan kesepakatan itu mengesampingkan jejak sejarah dan melanggar konsensus Arab dan Islam serta menusuk punggung rakyat Palestina.

Pemimpin tertinggi Hamas mendesak UEA untuk menghapus kesepakatan itu dan kembali pada komitmennya pada hak-hak Palestina.

TERKINI
Studi Ungkap Perubahan Iklim Bikin Kehidupan di Kota Makin Tidak Setara Dubes Tiongkok Dukung Transformasi Transmigrasi, Siap Perkuat Kolaborasi Ada Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, NASA Siapkan Siaran Langsung Komisi IX Minta BPJS Ketenagakerjaan Tak Abaikan Standar Keselamatan