Selasa, 18/08/2020 13:13 WIB
JurnasTV - Terpilinya Kamala Harris sebagai Cawapres Partai Demokrat mencetak sejarah baru bagi perempuan di Amerika yang disambut baik oleh para pendukung kandidat Capres Joe Baiden.
Namun Harris dianggap cukup moderat dari partai demokrat namun dinilai masih kurang progresif soal kebijakan ekonomi.
Sesaat setelah pengumuman Harris sebagai Cawapres Baiden, Tim kampanye Donlad Trump merilis kampanye yang menyerang Harris dan menyebutnya sebagai sosok `radikal sayap kiri`.
Pengamat menilai, menyerang Harris dengan sebutan radikal bisa menjadi senjata makan tuan dengan tuduhan terlampau berlebih. Berikut laporannya.
Sultra jadi Tuan Rumah STQH Nasional 2025
Marquez Juara Dunia MotoGP 2025, Akhiri Perdebatan GOAT dengan Rossi
Ricuh Muktamar PPP: Kursi Melayang hingga Saling Baku Hantam
Keyword : JurnasTVKamala HarrisCawapresJoe Baiden