Sistem Air Israel Kembali Kena Serangan Siber

Sabtu, 18/07/2020 07:45 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Air Israel melaporkan bahwa serangan siber kembali menyerang terhadap infrastruktur air Israel, namun tidak ada kerusakan signifikan yang disebabkan dari serangan tersebut.

Menurut para pejabat, kedua serangan itu ditujukan pada pompa air pertanian di Galilea Atas dan infrastruktur di pusat negara itu. Tapi, tidak disebutkan siapa yang melakukan serangan.

"Ini adalah instalasi drainase kecil yang spesifik di sektor pertanian dan secara independen diperbaiki oleh penduduk setempat, sehingga tidak ada bahaya untuk melayani atau efek dunia nyata," kata Otoritas Air dalam sebuah pernyataan dilansir Middleeast, Sabtu (18/07).

Serangan ini terjadi setelah struktur Otoritas Air terkena serangan cyber pada akhir April yang digagalkan oleh divisi cyber otoritas, dengan Fox News melaporkan bahwa itu adalah pekerjaan para peretas Iran.

Menurut Ynet , memo yang dikirim oleh pejabat Otoritas Air memerintahkan semua personel untuk segera mengubah kata sandi ke sistem fasilitas, dengan penekanan pada sistem operasional dan kontrol klorin pada khususnya.

Selain itu, menurut laporan itu, Iran menggunakan server Amerika untuk meretas fasilitas.

Alireza Miryousefi, juru bicara misi Iran untuk PBB di New York, membantah serangan itu. "Pemerintah Iran tidak terlibat dalam perang cyber," katanya kepada Washington Post .

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? Indonesia Bidik Kepemimpinan Global Lewat Arsitektur Standar ESG Mandiri Menlu Rusia dan AS Bakal Bertemu di Manila, Bahas Isu Ini