Sabtu, 17/09/2016 19:53 WIB
Jakarta - Beberapa jam usai kabar penangkapan Irman Gusman di media, beredar pula cuitan konfirmasi yang memberikan klarifikasi posisi Irman Gusman saat itu. Klarifikasi dari cuitan akun @IrmanGusman_IG tersebut, langsung dilahap media.
Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri pun mengabarkan bahwa cuitan konfirmasi itu bukanlah Irman Gusman sendiri yang melakukannya. Hal ini dibenarkan pula oleh Laode Syarif, wakil ketua KPK, bahwa apa yang disampaikan lewat twitter itu tidak benar.
"IG sampai saat ini tidak pegang HP, jadi apa yang disampaikan via twitter tidak benar, oepratornya adalah staff IG, karena itu mulai detik ini diminta hentikan pengoperasiannya," jelas Laode Syarif dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/9).
Menurut pria asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara itu menyatakan semua operasi tangkap tangan (ott) yang dilakukan KPK direkam secara profesional oleh penyidik KPK, sehingga semua informasi yang dinyatakan bertentangan adalah bohong.
Prabowo Pamer 121 Kebijakan Selama 21 Bulan Memimpin
Prabowo Klaim 71.744 Sekolah Direvitalisasi Sepanjang 2026
KPK Ungkap Dugaan Intimidasi ke Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai
Sementara itu, Asri Anas, senator DPD asal Sulawesi Barat tidak membantah perihal kegiatan aktif yang dilakukan akun @IrmanGusman_IG tersebut.
"Sudah jelas di media, menurut KPK tadi staff Pak Irman," ujar Irman.
Menyusul adanya ott terhadap pimpinan DPD, tadi diadakan rapat koordinasi anggota dan pimpinan DPD di ruang Nusantara III. Rapat tertutup itu membahasa penangkapan Irman Gusman. Selain itu juga akan dibahas bagaimana posisi yang ditinggalkan Irman Gusman di tubuh DPD, yang akan digelar hari Senin (19/9) besok.
"Belumlah kita akan rapat nanti hari Senin untuk memutuskan," Asri Anas.[]
Keyword : Irman Gusman DPD KPK