Uji Kelayakan Calon Kepala BIN Tertutup, Ada Apa?

Selasa, 06/09/2016 13:04 WIB

Jakarta - Setelah Paripurna DPR membacakan surat Presiden Jokowi terkait pengajuan nama Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN, Komisi I DPR melanjutkan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan.

Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan itu akan dilakukan secara tertutup, Rabu (7/9) besok. "Saya kira agar bebas dalam tanya jawab akan tertutup. Besok mungkin jam 10.00 WIB," kata Hasanuddin, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/9).

Politikus PDIP: Tak Ada Barter Kepala BIN Dengan Ahok Transaksi Politik Jokowi-Mega di Balik Calon Kepala BIN

Menurutnya, komisi yang membidangi pertahanan itu akan fokus melayangkan pertanyaan terkait kinerja BIN dan pemberantasan terotisme. Sebab, BIN harus memberikan informasi yang valid, aktual dan terpercaya dalam memberikan masukan untuk keputusan presiden.

"Terutama mengenai pemberantasan teroris, masalah-masalah proteksi perlindungan warga negara seperti kasus penculikan, dan itu menjadi tanggung jawab sebagai kepala BIN," terangnya.

Diketahui, Paripurna DPR membacakab surat Presiden Jokowi bernomor: R-58/Pres/09/2016 bertanggal 1 September 2016. Surat itu terkait `Permohonan Pertimbangan Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Intelijen Negara`.

TERKINI
City Ajukan Rp2,8 Triliun ke Forest untuk Elliot Anderson Mendikdasmen: 43 Juta dari 53 Juta Murid Telah Menerima MBG Tuchel Diminta Bawa Kembali Southgate ke Timnas Inggris PM India Bakal Angkat Isu Selat Hormuz di KTT G7 Prancis