Senin, 11/05/2020 05:31 WIB
Teheran, Jurnas.com - Alat tes Iran yang digunakan untuk menentukan tingkat kekebalan terhadap virus corona baru (COVID1-9) menjadi semakin populer karena beberapa negara melakukan pesanan massal untuk alat diagnostik.
Pada Minggu (10/5), Wakil Kepala Kantor Kepresidenan Iran untuk Urusan Ilmiah, Mehdi Qalenoei mengatakan, perusahaan Iran akan mengekspor alat tes serologis ke delapan negara lagi setelah pengiriman yang berhasil pertama kali dilakukan ke Jerman awal pekan ini.
Qalenoei mengatakan ekspor dua jenis alat tes COVID-19 ke Filipina dan Pakistan sedang menunggu persetujuan dari otoritas lokal setelah perusahaan Iran yang memasok alat diagnostik mengirim sampel alat tes ke laboratorium di negara-negara tersebut.
Ia mengatakan ekspor ke India, Nigeria dan Armenia akan dimulai setelah pembatasan perjalanan akibat pandemi COVID-19 dilonggarkan. Ia juga mengatakan Qatar, Georgia dan Suriah akan segera dimasukkan dalam daftar tujuan ekspor untuk alat tes Iran.
AS Blokade Selat Hormuz, Iran Mengadu ke PBB: Ini Pelanggaran Serius
Presiden Iran Bela Paus Leo XIV Usai Tuai Kritik Trump
Turki Khawatirkan Kisruh dan Wacana Regulasi Selat Hormuz
Sebelumnya, Iran sudah mengirim setumpuk alat tes serologis pertama ke Jerman, sebuah negara di mana pihak berwenang berusaha untuk menyebarkan tes dalam skala besar untuk mendeteksi tingkat kekebalan terhadap COVID-19.
Otoritas Iran mengatakan, ekspor alat diagnostik dari Iran ke negara-negara lain merupakan tanda keberhasilan upaya-upaya yang ditanamkan dalam negeri untuk memerangi pandemi.
Iran menuai pujian atas tanggapannya yang kuat terhadap COVID-19 di bawah sanksi keras Amerika Serikat (AS), yang menyebabkan negara itu kesulitan mengakses pasokan medis dan peralatan vital yang diperlukan untuk menghadapi virus. (Press TV)
Keyword : Virus CoronaAlat Tes CoronaIran