Emirates Airlines Terima 500.000 Permintaan Pengembalian Uang Penumpang

Rabu, 29/04/2020 07:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Maskapai penerbangan Dubai, Emirates Airlines melaporkan telah menerima sekitar 500.000 permintaan pengembalian dana dari pelanggan yang telah terkena dampak pembatalan penerbangan akibat wabah virus corona.

Presiden Maskapai Penerbangan, Tim Clark, mengatakan bahwa perusahaannya memasukkan cadangan kas dalam memproses pengembalian uang para penumpang yang gagal mengudara.

“Sebelum wabah, maskapai ini telah memproses rata-rata 35.000 permintaan pengembalian dana setiap bulan. Sekarang, kami bersiap untuk menangani 150.000 per bulan," ujar Clark dilansir Middleeast, Rabu (29/04).

Clark menambahkan bahwa perusahaan berencana untuk menghapus jaminan simpanan saat ini pada awal Agustus.

"Ini adalah waktu yang sulit bagi kami, karena ini untuk semua maskapai. Maskapai akan menghormati pengembalian uang kepada semua pelanggan dan mitra dagang kami," katanya.

"Kami melakukan yang terbaik untuk mempercepat," Clark menegaskan.

Uni Emirat Arab (UEA) menangguhkan penerbangan pada 23 Maret untuk menahan penyebaran COVID-19, dengan satu-satunya perjalanan udara adalah bagi mereka yang ingin dipulangkan.

Sejak muncul di Wuhan, China, pada bulan Desember, virus telah menyebar ke setidaknya 184 negara dan wilayah.

Sejauh ini setidaknya 3.055.498 orang telah tertular penyakit ini, termasuk 211.035 orang telah meninggal, menurut Worldometer AS . Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu pandemi .

TERKINI
Perbedaan Maulid Nabi dan Isra Miraj, Sudah Tahu Belum? Jumlah Tentara AS Terluka dalam Konflik dengan Iran Tembus 757 Orang Ini Parfum yang Paling Disukai Nabi Muhammad AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terberat untuk Iran