Senin, 23/03/2020 10:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Terhitung 1 April 2020 ini, operator Jalan Tol Sedyatmo akan menutup akses keluar kendaraan Rawa Bokor, Tangerang. Penutupan ini berkaitan dengan pembangunan proyek Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran.
"Lalu lintas dialihkan ke akses keluar Tegal Alur dan Kawasan Soewarna," kata Dirut PT Jasa Marga Kunciran Cengkareng Agus Suharjanto, Senin (23/3/2020) pagi.
Lokasi pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran bersinggungan dengan Jalan Tol Sedyatmo (Tol Bandara).
Sehingga akan dilakukan penutupan permanen akses keluar Rawa Bokor yang terletak di Jalan Tol Sedyatmo Km 23+200.
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96%
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem
Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen
"Penutupan ini akan diberlakukan pada 1 April 2020 pukul 06.00 WIB," katanya.
Dengan ditutupnya akses keluar Rawa Bokor tersebut, kata Agus, maka sejumlah otoritas terkait akan menerapkan rekayasa lalu lintas.
"Regional Jasamarga Metropolitan Tollroad sebagai pengelola Jalan Tol Sedyatmo bersama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) selaku pengelola Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Tangerang, dan atas diskresi Kepolisian akan melakukan pengalihan lalu lintas," katanya.
Pengalihan lalu lintas berlaku pada kendaraan yang keluar dari Jalan Tol Sedyatmo menuju Rawa Bokor, akan dialihkan melalui akses keluar Tegal Alur.