Sterilisasi Virus Corona, Masjid al-Aqsa Ditutup

Senin, 16/03/2020 07:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Masjid Al-Aqsa yang berada di Yerusalem ditutup dalam upaya untuk membendung penyebaran virus corona yang kini menyerang sekitar 146 negara di dunia.

Hal itu disampaikan oleh otoritas yang bertanggung jawab untuk mengawasi situs-situs suci Islam dan Kristen kota, Minggu (15/03) waktu setempat.

"Departemen Wakaf Islam memutuskan untuk menutup tempat-tempat sholat terlampir sebagai tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran virus corona," ujar Sheikh Omar al-Kiswani, direktur Masjid Al-Aqsa, dikutip Middleeast Monitor, Senin (16/03).

"Semua ibadah akan diadakan di halaman luar dan semua pintu akan tetap terbuka untuk para penyembah," tambahnya.

Kompleks Al-Aqsa terdiri dari beberapa tempat sholat tertutup, termasuk Masjid Kubah Batu.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia. Orang-orang Yahudi, pada bagian mereka, menyebut daerah itu sebagai "Gunung Bait Suci," mengklaim bahwa itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Setelah muncul di Wuhan, Cina Desember lalu, virus yang dikenal sebagai COVID-19, telah menyebar ke setidaknya 141 negara dan wilayah.

Jumlah kematian global akibat virus ini telah melampaui 5.700 dengan lebih dari 152.000 kasus dikonfirmasi di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi mulai pulih.

TERKINI
Israel Perintahkan Evakuasi Paksa Warga di 29 Desa Lebanon Media Iran Sebut Teheran Belum Ketok Palu Terkait Negosiasi dengan AS Menko Pangan: Presiden Prabowo Subianto Perjuangkan Teologi Surah Al-Maun Iran Disebut Setuju Buka Selat Hormuz Tanpa Tarif