Senin, 02/03/2020 06:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Quique Setien mengakui bahwa Barcelona kesulitan untuk mengatasi tekanan Real Madrid dalam kekalahan 2-0 mereka di Estadio Santiago Bernabeu, Senin (02/03) dini hari WIB.
Los Blancos mencetak dua gol di babak kedua untuk merebut kembali posisi teratas di LaLiga Santander.
"Kadang-kadang Anda gagal dan itu normal. Mereka benar-benar meremas dan menekan kami," kata Setien dilansir Marca.
"Kami mencoba menggerakkan bola dengan cepat untuk menghindari tekanan, tetapi tidak mudah melawan pemain seperti itu," tambahnya.
Ferran Torres: El Clasico Kali Ini Paling Spesial untuk Barcelona
Real Madrid Denda Valverde dan Tchouameni Rp9 Miliar Usai Kasus Disipliner
Carvajal Alami Cedera Jelang Berakhirnya Kontrak di Real Madrid
Madrid mendominasi bola di babak kedua dan berhasil menekan Barcelona, hingga Messi dkk kesulitan mengatasi hal tersebut.
"Tidak mudah untuk menyerang dan bertahan pada saat yang sama. Kami telah berhasil mengontrol bola banyak, tetapi ada fase yang berbeda dalam permainan dan seringkali tergantung pada keberhasilan yang Anda miliki," ujarnya.
Lionel Messi diam pada malam itu, tetapi Setien tidak berpikir bahwa kegagalannya untuk mencetak gol harus dijadikan cerita utama.
"Kami memiliki pemain lain, tetapi memang benar ia (Messi) sangat penting," kata Setien.
"Kita seharusnya tidak terobsesi untuk melihatnya tidak mencetak gol. Pemain lain memiliki peluang."
Pada pertandingan secara keseluruhan, manajer Barcelona percaya bahwa babak pertama dikuasai anak asuhnya, meskipun mereka berjuang setelah istirahat.
"Kami bermain bagus di babak pertama," katanya.
"Kami mengendalikan banyak hal di babak pertama tetapi kemudian ada beberapa operan yang tidak akurat dan kehilangan bola."
"Sekarang saatnya untuk memberi selamat pada lawan."