Sabtu, 15/02/2020 09:37 WIB
Beijing, Jurnas.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk berhenti memfitnah sistem politik China.
Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo yang mengatakan Partai Komunis China (CPC) menyusup ke berbagai tingkat infrastruktur AS dan Kedutaan Besar serta Konsulat China di AS berperan dalam infiltrasi tersebut.
Geng menekankan bahwa Beijing selalu berpegang pada prinsip tidak campur tangan dalam urusan internal negara-negara lain.
"Misi diplomatik dan kelompok sipil China di AS mengamati hukum internasional dan perjanjian bilateral," kata Geng dalam konferensi pers, Jumat (14/2).
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Bertemu Dubes China, Mendes Dorong Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal
PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global
"Kontak mereka dengan pemerintah AS di semua tingkatan adalah sah, terbuka dan tak tercela serta bertujuan mempromosikan saling pengertian, pertukaran dan kerja sama," sambungnya.
Menurut Geng, jalur sosialisme dengan karakteristik dan kepemimpinan Partai Komunis China adalah fitur paling esensial dari sosialisme.
Karena itu, Geng menegaskan, segala upaya untuk menabur perselisihan antara rakyat Tiongkok dan BPK terbukti tidak berhasil. "Ini adalah pilihan sejarah dan rakyat," katanya.
"Kami menyarankan orang tertentu di AS meninggalkan pola pikir Perang Dingin dan stereotip ideologis mereka, berhenti mendiskreditkan sistem politik China dan berhenti merusak pertukaran dan kerja sama bilateral," sambungnya.