Komite II DPD RI Apresiasi VUB Jagung dan Sorgum Balitbangtan

Kamis, 13/02/2020 19:48 WIB

Maros, Jurnas.com - Wakil Ketua Komite II DPD RI, Hasan Basri mengatakan, sudah saatnya penelitian dengan sentuhan teknologi terhadap sektor pertanian harus terus disosialisasikan kepada kaum milenial.

Hal itu disampaikan saat kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal), di Maros, yang merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Selasa (11/2).

Kunjungan kerja Wakil Ketua Komite II DPD RI bersama rombongan dalam rangka menyerap aspirasi dan mendengarkan program-program yang sedang dilaksanakan oleh Balai Penelitian yang berada di daerah.

Hasan mengatakan, Komite II DPD RI sangat mengapresiasi capaian Balitsereal dalam menghasilkan VUB Jagung dan sorgum terutama dalam hal inkubasi bisnis melalui lisensi vub jagung hibrida dan kegiatan korporasi benih berbasis petani.

Karena itu, kata Hasan, Komite II DPD RI akan memberikan dukungan dalam hal regulasi agar program pengembangan benih jagung hibrida lebih berpihak kepada hasil inovasi Balitbangtan.

"Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk menggunakan benih varietas unggul dari balai penelitian, benih varietas unggul Balitbangtan tidak kalah dari benih produksi luar," ucap Hasan Basri saat mengunjungi Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balitsereal.

Senada dengan Hasan Bari, Angelius Wake Kako salah satu Anggota Komite II DPD RI dari NTT mengatakan bahwa benih varietas unggul Balitbangtan hasilnya tidak kalah dari benih luar dan harus lebih dipopulerkan.

"Saya berharap semua anggota Komite II mendorong dan mempopulerkan benih hasil karya anak bangsa ini ke petani-petani di daerah masing-masing dapilnya, hasilnya tidak kalah bersaing dengan benih dari luar," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia, Azrai menyampaikan tentang tugas pokok Balitsereal untuk melaksanakan penelitian perakitan varietas dan teknologi pendukung tanaman serealia.

"Balitsereal telah melaksanakan tugasnya dan hasilnya adalah melepas varietas-varietas unggul jagung, gandum dan sorgum dengan produktivitas tinggi, salah satunya jagung NASA 29 yang sudah membumi di Nusantara," ujar Azrai.

 Hadir pula Anggota Komite II, Made Mangku Pastika, Angelius Wake Kako, Anna Latuconsina, Emma Yohanna, Mamberob Yosephus Rumakiek, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, Namto Roba, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Taufiq Ratule.

TERKINI
Mengapa Hari Menjahit Sedunia Diperingati Setiap 13 Juni? Hari Kesadaran Albinisme Sedunia Setiap 13 Juni, Ini Sejarahnya 13 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi