Senin, 08/08/2016 13:58 WIB
Tikrit - Sepuluh personel keamanan tewas dan tujuh lagi cedera pada Ahad (7/8), saat tiga pembom bunuh diri Islam Suriah (IS) menyerang pos militer di satu desa di Irak Utara.
Kata sumber keamanan Irak, ketiga pembom bunuh diri tersebut melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan di satu desa di dekat Kota Kecil Qayyara, yang dikuasai gerilyawan dan berjarak 50 kilometer di sebelah utara kubu utama IS --Mosul.
Serangan itu memicu bentrokan-bersenjata sengit dengan tentara sebelum mereka meledakkan rompi mereka. Pada Juli, pasukan keamanan membebaskan beberapa desa di dekat Kota Kecil Qayyara setelah mereka merebut kembali satu pangkalan udara strategis, yang dipandang sebagai kemenanan besar.
Diberitan Xinhua, penyebabnya ialah pangkalan udara itu penting buat tentara dan pesawat dalam serangan mereka terhadap IS saat mereka membebaskan Kota Mosul di bagian utara negeri tersebut, 400 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad.
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik
Kapal Induk Terbesar Pulang ke AS usai 11 Bulan Operasi Militer
Wisatawan Asal Garut Tewas Terseret Ombak saat Foto di Pantai Pangandaran
Gerak maju tentara ke dalam Kota Qoyyara adalah bagian dari operasi besar dengan tujuan membebaskan daerah di Mosul Selatan, termasuk Qayyara, dan mengepung Mosul dari selatan serta timur. Setelah itu tentara bregerak maju ke dalam kota itu dan mengusir anggota IS dari sana.
Irak telah menyaksikan kerusuhan parah sejak IS merebut kekuasaan atas beberapa bagian barat dan utara negeri tersebut pada Juni 2014. (Ant)