China Minta Sanksi Terhadap Zimbabwe Harus Dihapus

Senin, 13/01/2020 10:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri China menyerukan sanksi terhadap Zimbabwe untuk dihapus, pasalnya mereka tidak memiliki dasar di bawah hukum internasional.

"Sanksi sepihak yang diberlakukan oleh beberapa negara dan organisasi di Zimbabwe tidak memiliki dasar dalam hukum internasional dan mereka melanggar hak pembangunan yang sah dan kepentingan Zimbabwe," ujar Wang Yi, menteri luar negeri China, dilansir Bloomberg, Senin (13/01).

"China sepenuhnya mendukung aspirasi yang adil dari Zimbabwe dan negara-negara Afrika untuk menghapus sanksi terhadap Zimbabwe," tambahnya.

AS telah menjatuhkan sanksi terhadap pejabat partai berkuasa Zimbabwe dan bisnis terkait mereka sejak tahun 2001, mengutip kurangnya reformasi hak asasi manusia dan pembatasan kebebasan pers.

China adalah mitra dagang terbesar Zimbabwe dan telah banyak berinvestasi dalam infrastruktur negara itu.

Wang sedang dalam kunjungan dua hari ke Zimbabwe sebagai bagian dari tur Afrika yang telah membawanya melalui Mesir, Djibouti, Eritrea dan Burundi.

TERKINI
DPR: Pemerintah Harus Cari Penyebab WNI Ramai Lepas Kewarganegaraan Legislator Minta Kejelasan Batas Perampasan Aset di BUMN Puan: Hoaks Diskreditkan DPR Ancam Kepercayaan Publik dan Persatuan Bangsa Pimpinan DPR Persilakan Komisi III Bahas RUU Perampasan Aset di Masa Reses