Minggu, 05/01/2020 08:15 WIB
Baghdad, Jurnas.com - Pemerintah Irak hormati meninggalnya Komanda Mileter Iral Qassem Soleimani akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) di Baghdad.
Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi menetapkan hari berkabung nasional selama 3 hari ke depan untuk menghormati Pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis serta pihak lainnya yang tewas.
"Perdana Menteri sekaligus Panglima Adel Abdul Mahdi memerintahkan penetapan hari berkabung nasional bagi jiwa para martir selama tiga hari mulai Sabtu," demikian pernyataan kantornya.
Soleimani, jenderal berusia 62 tahun yang mengepalai pasukan Pengawal Revolusi Iran di luar negeri, dianggap sebagai tokoh terkuat nomor dua di Iran setelah Pemimpin Spiritual Ayatollah Ali Khamenei.
FIFA Rilis Tambahan Tiket Piala Dunia, Babak Final Tembus Rp188 Juta!
Trump Senang, Gencatan Senjata Bantu Isi Ulang Amunisi
Trump Tolak Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran
Amerika Serikat menewaskan Soleimani dalam serangan di Irak yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump.
Seorang pejabat senior pemerintah Trump menyebutkan Soleimani sedang merencanakan serangan dalam waktu dekat terhadap personel AS di Timur Tengah.