Presiden UEFA Terpaksa Terapkan VAR di EURO 2020

Rabu, 04/12/2019 16:51 WIB

London, Jurnas.com - Presiden UEFA Aleksander Ceferin jujur, dia tidak menyukai penggunaan video asisten wasit (VAR) dalam pertandingan sepak bola.

Tapi, ketidaksukaannya tak mengubah rencana UEFA untuk menerapkan VAR dalam perhelatan EURO 2020 mendatang.

Dikutip dari Mirror pada Rabu (4/12), Ceferin menegaskan bahwa UEFA akan meminta anggota parlemen sepak bola untuk memperkenalkan kesalahan margin offside, dalam upaya membersihkan kekacauan VAR.

Para pemain, pelatih, dan suporter telah mengkritik implementasi teknologi sepak bola tersebut, sejak menyusupnya di Liga Premier pada musim 2019-2020.

Pasalnya, keputusan yang dihasilkan VAR dalam menentukan offside sepanjang musim ini dinilai sangat kontroversial.

Presiden UEFA Ceferin mengatakan, ia memahami frustrasi para penggemar dan akan menangani masalah ini dengan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), badan yang bertanggung jawab atas Hukum Permainan.

"Jika hidungmu panjang, kamu berada dalam posisi offside akhir-akhir ini," kata Ceferin kepada Mirror.

"Juga, garis ditarik oleh VAR. Jadi itu adalah gambar subjektif dari kriteria objektif."

"Jadi proposal kami adalah toleransi 10-20 sentimeter."

"Hal kedua, kami memiliki pelatih top di UEFA dua minggu lalu, di Nyon. Ada Jurgen Klopp, Pep Guardiola, Max Allegri, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane."

"Semua pelatih top tim Eropa dan wasit kami, Roberto Rossetti, menunjukkan bola tangan. Dia mengatakan, `Handball atau tidak?` Setengah ruangan mengatakan ya. Setengah berkata tidak. Jadi katakan padaku betapa jelas aturannya. Kami tidak tahu apa-apa!"

Ceferin mengakui bahwa dia bukan penggemar berat VAR, tetapi menegaskan bahwa teknologi itu akan tetap beroperasi dalam perhelatan Euro 2020.

"Dengar, kita harus, karena semua tim akan mengeluh ketika ada kesalahan terhadap mereka," tandas dia.

TERKINI
Kerusakan Saraf di Punggung, Britney Spears Harus Terapi Akupunktur Setiap Hari Kolabs di Lagu `Florida!!!`, Florence Welch Puji Taylor Swift Membumi di Tengah Ketenarannya Begini Reaksi Charlie Puth Disebut Taylor Swift di Album The Tortured Poets Department Megan Fox dan Machine Gun Kelly Kembali Mesra setelah Putus Tunangan