Rabu, 04/12/2019 09:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ukrtransnafta dan Transneft telah menandatangani perjanjian 10 tahun untuk menyediakan layanan transit minyak di seluruh Ukraina, Selasa (03/12) waktu setempat.
"Pada tanggal 3 Desember 2019, Ukrtransnafta dan Transneft menandatangani perjanjian tambahan untuk kontrak penyediaan layanan transportasi minyak melalui wilayah Ukraina, yang memperpanjang selama 10 tahun - mulai 1 Januari 2020, hingga 1 Januari 2030," kata perusahaan melalui akun medsos dilansir Tass.
Direktur Jenderal Ukrtransnafta Nikolai Gavrilenko dan Wakil Presiden Transneft Sergei Andronov menandatangani dokumen tersebut. Pada pertemuan tersebut, para pihak juga membahas prospek kerja sama lebih lanjut, Ukrtransnafta menambahkan.
"Selain memperpanjang kontrak, perjanjian tambahan antara Ukrtransnafta dan Transneft akan memperbarui sejumlah ketentuannya dengan mempertimbangkan perubahan saat ini di pasar layanan transportasi minyak di wilayah tersebut," perusahaan menginformasikan.
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Pelabuhan Minyak Terbesar Rusia Rusak Dihantam Drone Ukraina
Zelensky: Pelonggaran Sanksi AS ke Rusia Bukan Keputusan Tepat
Tercatat bahwa prinsip-prinsip dasar kerja sama antara perusahaan tetap tidak berubah, termasuk prosedur pembayaran untuk layanan dan mekanisme interaksi di tingkat layanan teknis dari dua operator transportasi minyak.
Laporan tersebut juga menekankan bahwa menyimpulkan perjanjian tambahan "menjamin operasi yang aman dan stabil dari sistem transportasi minyak Ukraina pada jangka panjang" dan menyediakan untuk memuat sistem pipa saluran minyak dengan volume minyak ke negara-negara Eropa.
Keyword : Negara Ukraina Minyak Rusia