Jum'at, 22/11/2019 10:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengatakan, Serbia tetap berkomitmen untuk netralitas militer dan tidak akan bergabung dengan NATO atau Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO).
"Kami tidak akan mengubah kebijakan kami terhadap Rusia. Kami tetap dalam hubungan persaudaraan, kami tidak akan mengubah kebijakan, kami tidak akan bergabung dengan NATO atau CSTO," kata Vucic dilansir Tass.
Vucic menegaskan, ia takkan mengubah keputusan tersebut meski tekanan meningkat pada negaranya, khususnya terkait industri pertahanan.
"Kami tidak akan mengubah posisi kami, dan kami juga akan berjuang untuk mempertahankan netralitas militer untuk mempertahankan wilayah udara dan wilayah kami, untuk memperkuat intelijen dan kontra-intelijen. Kami memiliki peluang untuk melakukannya, dan Serbia akan menjadi lebih kuat," katanya.
Turki Desak Sekutu NATO Minta Maaf ke Trump di KTT Ankara
Demo di Kedubes AS, GPNI Desak Hentikan Pendanaan LSM dari Asing
PBB Tunjuk Mantan PM Haiti Jadi Perwakilan di Kenya
Presiden Serbia mengatakan bahwa dalam dua bulan ke depan, ia akan menghadirkan tindakan hukum umum yang menegaskan jalur kebijakan dalam dan luar negeri netralitas militer dari Serbia.
Keyword : Pemerintah SerbiaNATO