Selasa, 19/11/2019 11:07 WIB
Paris, Jurnas.com - Niat Karim Benzema untuk bergabung dengan tim nasional Aljazair tampaknya bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, pelatih timnas Aljazair Djamel Belmadi, sudah menutup pintu rapat-rapat.
Dikutip dari Marca pada Selasa (19/11), Benzema seperti diketahui terlibat perang kata-kata dengan presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Noel Le Graet selama akhir pekan.
"Petualangannya bersama Prancis sudah berakhir," kata Le Graet kepada RMC Sport.
Pemain berusia 31 tahun itu kemudian menanggapi presiden FFF di Twitter.
Prancis Dilanda Badai Petir, 7.500 Rumah Tanpa Listrik
Kapal Migran Terbakar di Selat Inggris, 157 Orang Berhasil Diselamatkan
Prancis Perketat Perbatasan dengan Spanyol Imbas Imigran Cueta
"Noel, saya pikir Anda tidak akan mengganggu keputusan pelatih," tulis Benzema.
"Ingatlah bahwa hanya sayalah yang akan memutuskan kapan untuk mengakhiri karir internasional saya," tegas penyerang Real Madrid itu.
"Jika kamu pikir saya sudah selesai, biarkan saya bermain dengan salah satu negara lain yang berhak, dan kita akan lihat."
Benzema memiliki darah Aljazair dari orang tuanya. Namun bila dia ingin menanggalkan kewarganegaraan Prancis-nya, hal tersebut membutuhkan serangkaian proses yang amat rumit.
Pernyataan Benzema pun ditanggapi oleh Belmadi, yang ditekan apakah dia akan menyambut Benzema atau tidak.
"Saya punya pemain seperti (Baghdad) Bounedjah, (Islam) Slimani, (Andy) Delort, dan (Hillal) Soudani," kata Belmadi.
"Saya sangat senang dengan para pemain yang saya miliki."
Dengan demikian, tampaknya Aljazair menutup pintu atas Benzema, meskipun jika striker itu berhasil mengubah kewarganegaraannya, tampaknya sulit untuk percaya bahwa Aljazair tidak akan tertarik memanggilnya.
Keyword : Karim BenzemaTimnas AljazairPrancis