Rabu, 13/11/2019 19:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono menginginkan adanya BIG DATA yang kuat untuk menjaga pertahanan nasional guna mengantisipasi era perang informasi di masa depan.
"Kita butuh BIG DATA yang kuat, akurat, dengan arsitektur terintegrasi guna mendukung adanya keputusan strategis bagi pertahanan nasional," kata Wahyu, usai melaksanakan kunjungan kerja ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Pusat Pertahanan Siber (Pushanaiber), dan Balitbang Kemhan, di Jakarta, Rabu (13/11/2019).
Menurut Wahyu, BIG DATA yang ideal untuk pertahanan nasional haruslah mampu menyajikan data yang akurat, real time, lengkap, hingga mampu melakukan profiling dengan dukungan analitik yang kuat.
"Kuncinya itu di kemampuan analitik. Soalnya ke depan banyak kecerdasan buatan digunakan untuk serangan cyber. Jadi, selain kekuatan alusista yang harus dimiliki kita juga harus punya kekuatan siber," tukas Wahyu.
Legislator PDIP: Desil Semestinya Tak Jadi Tolak Ukur PIP dan KIP Kuliah
Sekolah Diimbau Segera Validasi Data sebelum TKA 2026
HNW: Masalah Desil Jangan Sampai Gagalkan Tujuan Mulia Sejahterakan Rakyat