Minggu, 18/08/2019 11:54 WIB
Beijing, Jurnas.com - Para pemimpin militer top dari Korea Utara (Korut) dan China berkomitmen untuk memperkuat angkatan bersenjata kedua negara.
Kesepakatan ini muncul usai pertemuan kedua pejabat militer tersebut di Beijing, pada Sabtu (17/8) kemarin, dikutip dari Associated Press.
Pertemuan tersebut dilakukan tak lama setelah muncul kabar bahwa pemimpin Korut Kim Jong Un mengawasi uji coba rudal balistik terbaru pada Jumat lalu.
Uji coba keenam itu diyakini sebagai upaya untuk menekan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) atas perundingan nuklir dan latihan militer bersama.
Latihan Perang di Pasifik Barat, China Masuki Area Milik AS
Korut Tembakkan Rudal Balistik, Ketegangan Regional Meningkat
Wanita di China Lempar Uang Setara Rp2,5 Miliar dari Balkon Apartemen
Kantor berita resmi Xinhua mengatakan Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat China bertemu dengan Kim Su Kil, direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea.
Zhang mengatakan militer China ingin komunikasi yang lebih dekat untuk "mempromosikan kerja sama dan dukungan timbal balik, sehingga dapat berkontribusi pada konsolidasi dan pengembangan hubungan bilateral dan perdamaian dan stabilitas regional."
Keyword : China Korea Utara