Sabtu, 03/08/2019 14:15 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menerima nama-nama calon menteri untuk dipilih masuk kabinet kerja jilid II.
Sejumlah partai politik pun sudah menyodorkan nama-nama kadernya untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma`ruf Amin. Termasuk PPP sebagai anggota Koalisi Indonesia Kerja.
Koordinator Aliansi Perkumpulan Pemuda Indonesia (APPI), H Rauf meminta Presiden Jokowi lebih hati-hati memilih calon menterinya.
Menuritnya, Jokowi harus melihat dan mendalami rekam jejak calon menteri yang ditawarkan partai politik maupun para relawan.
Legislator Minta Kemenkop Buktikan Dampak Ekonomi Program Koperasi
Perpres Kementerian HAM Harus Hadirkan Perlindungan Nyata bagi Masyarakat
Legislator PDIP: Negara Hukum Jangan Terjebak Target Serapan Anggaran
"Bagaimanapun juga jejak rekam itu penting dilihat. Jangan sampai ada masalah dikemudian hari setelah menteri dilantik," ujar Rauf kepada wartawan, Sabtu (3/7/2019).
Menurut Rauf, Jokowi harus menggandeng sosok pekerja keras, loyal, berintegritas dan kapabilitasnya mampuni.
Kriteria semacam ini, kata Rauf, untuk meneruskan agenda-agenda yang belum selesai pada periode pertama.
Soal nama, Rauf melihat sosok Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fernita Darwis layak menjadi Menteri Jokowi.
"Dia (Fernita Darwis) orangnya pekerja keras. Dia mudah bergaul dan pengetahuan dan jaringannya juga luas karena sudah lama berkiprah di PPP," jelas Rauf.
Selain itu, ia menilai sosok Fernita cukup akrab dengan aktivis mahasiswa. Tidak hanya di Jakarta, juga aktivis mahasiswa di daerah-daerah.
"Jadi kalau saya menilai sangan cocok kalau Pak Jokowi memilih Fernita sebagai menterinya," tukasnya.
Keyword : Fernita DarwisMenteriJokowi