Sabtu, 27/07/2019 13:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Setidaknya delapan orang tewas dan puluhan lainnya cedera setelah dua gempa bumi melanda sebuah provinsi di Filipina.
Gempa bumi berkekuatan 5,4 dan 5,9 skala ritcher melanda provinsi Batanes, sebuah kepulauan di utara negara itu pada Sabtu (27/07) pagi waktu setempat.
Walikota Raul de Sagon mengatakan sekitar 60 orang terluka. Banyak orang di rumah mereka ketika gempa bumi melanda.
“Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan,” kata Raul dilansir BBC.
Filipina Pangkas Pajak LPG dan Minyak Tanah Imbas Krisis Migas
Filipina dan Thailand Incar Tiket Piala Asia 2027
Filipina Minta Izin AS Beli Minyak dari Negara yang Disanksi
Sementara itu, sersan polisi Uzi Villa mengatakan, melihat rumah-rumah bergetar. Beberapa dinding rumah runtuh dan menimpa para korban.
“Beberapa orang meninggal karena mereka tidur nyenyak karena masih pagi,” ujar Villa.
Gambar yang diposting ke media sosial oleh Palang Merah Filipina menunjukkan rumah-rumah menjadi puing-puing.
Filipina adalah bagian dari "Cincin Api" Pasifik, zona aktivitas seismik utama yang memiliki salah satu jalur patahan paling aktif di dunia.
Keyword : Gempa Bumi Filipina Korban Jiwa