Presiden La Liga Diduga Terlibat Korupsi Lapangan

Minggu, 16/06/2019 08:07 WIB

Madrid, Jurnas.com - Nama Presiden La Liga, Luis Rubiales masuk dalam dokumen 1.000 halaman, yang berhasil dikumpulkan polisi dalam Operasi Oikos.

Dalam dokumen yang diperoleh Marca tersebut, Rubiales bersama sejumlah presiden klub Spanyol, diduga terlibat dalam korupsi proyek pembangunan lapangan.

Temuan menyebutkan bahwa terdapat kesepakatan antara penulis Jose Antonio Marin (Peton), mantan presiden Huesca Agustin Lasaosa, dan mantan presiden Federasi Sepak Bola Aragon (FAF) Oscar Fle.

Diketaui Peton setuju untuk menulis buku tentang sejarah RFEF, dengan imbalan Fle diberikan kontrak untuk perbaikan lapangan Huesca, yang saat itu di bawah kepemimpinan Lasaosa.

Namun kesepakatan ini ternyata tidak diratifikasi oleh RFEF dan Rubiales, yang pada akhirnya dituding menjadi kesepakatan tidak resmi. Peton menolak tuduhan tersebut.

"Sebuah lapangan baru dijanjikan kepada Huesca oleh RFEF empat tahun lalu, tetapi janji itu tidak pernah ditepati," kata Peton.

"Rubiales juga berbicara dengan saya melalui telepon, dan dia mengonfirmasi dia tahu tawaran itu, tapi mereka tidak memiliki anggaran untuk itu," lanjut dia.

"Tuduhan bahwa FAF diberikan perlakuan istimewa atas proyek Huesca, RFEF salah," tegas Peton.

TERKINI
Berbagai Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan Ini Amalan agar Keinginan Ibadah Haji Cepat Terkabul Wafat saat Menunggu Antrean Haji, Apakah Tetap Dapat Pahala? 22 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini