Senin, 03/06/2019 09:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Qatar mengatakan pihaknya menolak pernyataan anti-Iran dari KTT Mekah baru-baru ini karena mereka telah dipersiapkan sebelumnya tanpa berkonsultasi dengan Doha.
"Pernyataan-pernyataan dari KTT Teluk dan Arab Persia sudah siap di muka dan kami tidak berkonsultasi dengannya," ujar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dilansir PressTV.
"Qatar memiliki keberatan atas KTT Arab dan Teluk Persia karena beberapa ketentuan mereka bertentangan dengan kebijakan luar negeri Doha," tambahnya.
"Kami berharap KTT Mekah akan meletakkan dasar bagi dialog untuk mengurangi ketegangan dengan Iran," lanjutnya.
Irak Angkut Dua Juta Barel Minyak Lewati Hormuz
Iran Desak Pencabutan Pembatasan Terbang Menuju Irak
Irak Susun Rencana Lucuti Senjata Seluruh Kelompok Bersenjata
Menurut Mohamed, KTT Mekah mengabaikan isu-isu penting di kawasan itu, seperti masalah Palestina dan perang di Libya dan Yaman.
Qatar bukan negara Arab pertama yang menolak pernyataan akhir pertemuan darurat di Mekah. Setelah pembicaraan itu, Irak juga menentang pernyataan yang dikeluarkan oleh para peserta Arab tersebut.
Irak, yang mempertahankan hubungan dekat dengan negara tetangganya Iran dan memiliki hubungan yang kuat dengan Washington juga, keberatan dengan pernyataan itu, yang menuntut tidak ada campur tangan di negara-negara lain sebagai prasyarat untuk kerja sama dengan Teheran.