Selasa, 23/04/2019 14:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas dari berbagai serangan teror hari Minggu di Sri Lanka telah meningkat menjadi 310 jiwa setelah sebelumnya hanya berkisar 290 orang.
Juru bicara kepolisian Ruwan Gunasekara mengatakan sekitar 40 tersangka, semuanya dari Sri Lanka juga telah ditahan dalam operasi yang dilakukan setelah serangan.
Pada hari Minggu Paskah, total delapan ledakan menargetkan delapan lokasi berbeda di dan di luar Kolombo, ibukota Sri Lanka.
Pemboman tersebut menghantam gereja-gereja di kota Kochchikade, Negombo dan Batticaloa, serta hotel Kingsbury, Cinnamon Grand dan Shangri La di Colombo.
Iran Tawarkan Pembukaan Jalur Alternatif di Selat Hormuz, Ini Syaratnya
Panglima Militer Pakistan Tiba di Iran Bawa Pesan Rahasia dari AS
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Setidaknya 500 orang juga terluka dalam serangan itu, kata Gunasekara. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Sri Lanka telah menyatakan 23 April sebagai hari berkabung nasional.
Keyword : Ledakan BomGereja Sri Lanka