Prabowo: Kekayaan Nasional Mengalir ke Luar Negeri

Sabtu, 13/04/2019 21:22 WIB

Jakarta - Arah dan strategi pembangunan bangsa Indonesia dinilai telah salah jalan. Bahkan, telah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa dalam UUD 1945. Sebab, kekayaan nasional Indonesia mengalir ke luar negeri.

Hal itu disampaikan capres nomo urut 02 Prabowo, saat debat kelima pasangan capres-cawapres dengan tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Prabowo mengatakan, pihaknya berpandangan bahwa bangsa Indonesia sekarang ini dan sudah berjalan lama berada dalam arah yang salah. Bahkan, bangsa Indonesia dianggap menyimpang dari filosofi dan tidak mempunyai strategi pembangunan.

"Arah ini kalau diteruskan tidak akan memungkinkan membawa kesejahteraan yang sebenarnya bagi bangsa Indonesia. Ini sudah terbukti bahwa kita telah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa kita," kata Prabowo.

Padahal, kata Prabowo, dalam UUD 1945 sangat jelas rancang bangun ekonomi bangsa Indonesia. Dimana, tidak bisa membiarkan kekayaan nasional mengalir ke luar negeri.

"Kita telah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa dalam UUD 1945 sangat jelas rancang bangun ekonomi kita sangat jelas bahwa kita tidak bisa membiarkan kekayaan nasional mengalir ke luar negeri dan kenyataannya adalah dan diakui oleh pemerintah sekarang kekayaan nasional mengalir ke luar negeri," terangnya.

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung