Bangladesh Tak Lagi Ingin Menampung Pengungsi Myanmar

Jum'at, 01/03/2019 10:58 WIB

Bangaladesh, Jurnas.com - Bangladesh mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa mereka tidak dapat menampung lagi pengungsi dari Myanmar.

Serangan terhadap pos-pos keamanan oleh pemberontak Rohingya di negara bagian Rakhine Myanmar memicu kekerasan yang oleh PBB, Amerika Serikat, Inggris, dan lainnya digambarkan sebagai pembersihan etnis.

"Saya menyesal memberi informasi kepada dewan bahwa Bangladesh tidak lagi berada dalam posisi untuk menampung lebih banyak orang dari Myanmar," kata Menteri Luar Negeri Bangladesh Shahidul Haque kepada PBB, Jumat (1/3).

Haque menuduh Myanmar hanay mengumbar "janji kosong dan berbagai pendekatan penghalang" selama negosiasi pengembalian.

"Tidak seorang pun Rohingya secara sukarela kembali ke Rakhine karena tidak ada lingkungan yang kondusif di sana," sambungnya.

Myanmar mengatakan telah siap menerima pengungsi yang kembali sejak Januari, tetapi Rohingya mengatakan mereka menginginkan jaminan atas keselamatan mereka dan diakui sebagai warga negara sebelum mereka kembali ke Rakhine.

PBB mengatakan kondisinya belum tepat untuk kepulangan mereka. Kekuatan Barat di dewan pada hari Kamis menyesalkan kurangnya tindakan dari pemerintah Myanmar. (Al Jazeera)

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya