PAI Jadi Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah

Kamis, 28/02/2019 11:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Program penguatan pendidikan karakter (PPK) bukan hal yang baru di madrasah. Setidaknya, di lembaga pendidikan yang berciri khas Islam ini, PPK sudah diajarkan lewat mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI).

Adapun PAI yang dimaksud ialah Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fikih, Bahasa Arab, dan Al Quran Hadis.

“Madrasah memiliki peluang yang lebih luas untuk membentuk penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran PAI dan Bahasa Arab. Di samping itu, Kementerian Agama (Kemenag) memiliki kewenangan untuk mengatur pola implementasi kurikulum di madrasah,” ujar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Kemenag Ahmad Umar kepada Jurnas.com, pada Kamis (28/2) di Jakarta.

Dengan demikian, lanjut Umar, madrasah sangat mungkin mewujudkan pola implementasi kurikulum yang dapat menjamin tumbuhnya siswa berprestasi, dengan tetap tertancap kuat pembinaan karakternya, yang berbasis pada kehidupan beragama dan sarat penguatan karakter.

“Yakni karakter moderasi beragama, karakter anti korupsi, karakter hidup bersama dalam keharmonisan, dan karakter akhlakul karimah,” jelas dia.

Sementara Kepala Subdit Kurikulum KSKK Kemenag Ahmad Hidayatullah menerangkan, madrasah berkewajiban melakukan pembelajaran PAI, yang tidak hanya berhenti pada pembelajaran tentang agama Islam, melainkan kaya dengan muatan keberagamaan di tengah komunitas bangsa yang majemuk.

Hal demikian, lanjut Hidayatullah, diimplementasikan melalui contoh para pendidikan maupun tenaga kependidikan di lingkungan madrasah, baik yang berkaitan dengan diri sendiri, maupun berinteraksi dengan lingkungan sosial.

“Pada dasarnya kurikulum di madrasah tetap mengacu pada kurikulum pendidikan nasional, namun madrasah sebagai satuan pendidikan bercirkhas Islam, memiliki ruang untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran PAI secara spesifik,” ujar Hidayatullah saat dihubungi Jurnas.com.

TERKINI
SMKN 61 Jakarta Asah Skill Calon Lulusan sebelum Kerja ke Jepang Transfer Anderson Mulus, City Pertimbangkan Rekrut Morten Hjulmand Newcastle Curi Start Amankan Tanda Tangan Dusan Vlahovic Mengapa Zuhud Jadi Kunci Kuatnya Agama?