Senin, 25/02/2019 10:01 WIB
Baghdad, Jurnas.com – Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung oleh Amerika Serikat (AS), menyerahkan 20 tentara kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kepada militer Irak.
Dikutip dari Reuters, mayoritas tentara ISIS yang diserahkan merupakan warga negara Prancis menurut dua sumber militer Irak, pada Minggu (25/2).
Warga asing itu kabarnya diserahkan kepada militer Irak pada Kamis sebelumnya. Ini merupakan gelombang pertama penyerahan dari dua transfer yang direncanakan.
Saah satu sumber pasukan komando militer di dekat perbatasan Suriah mengatakan, kelompok itu mencakup hingga 14 warga Prancis. Sementara enam sisanya tak disebutkan lebih lanjut.
Israel Ancam Serang Perbatasan Lebanon-Suriah, Warga Diminta Mengungsi
Suriah Tuntut Bashar Al-Assad Dipulangkan untuk Diadili
Kamp Al-Hol di Suriah Jebol, Ribuan Keluarga ISIS Kabur
Sebelumnya, sekitar 200 keluarga terperangkan di kawasan yang dikuasai kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah.
Bagi yang mencoba melarikan diri, menurut Ketua Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet, militer ISIS tidak segan-segan menghentikan mereka dengan senjata api.
“Banyak di antara mereka juga terus menjadi sasaran serangan udara dan darat yang diintensifkan oleh pasukan koalisi pimpinan AS dan sekutu SDF mereka di darat,” ujar Bachelet dalam sebuah pernyataan pada Selasa (19/2).
Keyword : Kelompok ISISSuriahWarga Prancis