Kamis, 21/02/2019 22:44 WIB
Sukabumi, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaunching ekspor buah manggis 92 ton dari Sukabumi ke Tingkok, Kamis (21/2). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan miliaran rupiah kepada petani.
"Tahun lalu bantuan untuk Sukabumi 40 miliar, tahun ini kami tambah tiga kalilipat menjadi 83 miliar, karena bupatinya mencintai petani," kata Amran yang disambut riuh tepuk tangan para santri milenial.
"Hari ini, kami bawa bantuan dan fisiknya karena kami adalah kabinet kerja, bukan kabinet penjanji. Sehingga kami bawa kalau tidak salah 40 miliar. Khusus untuk ayam senilai 14 miliar," sambungnya.
Selain itu, Amran juga menyerahkan bantuan kepada santri milenial. Santri milenial merupakan terobosan pemerintah untuk melibatkan mereka ke sektor pertanian yang sebelumnya tak mendapat perhatian.
TKA SD-SMP Dianggap Alat Ukur Paling Adil Validasi Potensi Siswa
Mochi Lampion, Jajanan Khas Sukabumi yang Mendunia
Aksi Solidaritas untuk Tempo dan Kebebasan Pers di Indonesia
"Khusus santri, pertama dalam sejarah Indonesia, diberikan akses ke pertanian dan itu terjadi di Pemerintahan Jokowi-JK," kata Amran.
Hal itu juga tidak lepas dari peran besar Kementerian Pertanian dalam memperjuangkan mengubah regulasi penghambat agar para santri mendapatkan bantuan dari Kementan.
"Dulu tidak bisa menerima bantuan. Padahal dia anak anak kita, generasi bangsa dan harapan bangsa yang melanjutkan perjuangan kita," kata Amran.
Tahun ini, kata Amran, seluruh santri Indonesia akan disedikan juta ekor ayam dan untuk seluruh warga Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan akan disediakan ayam 20 juta ekor.
Keyword : SukabumiEkspor ManggisMenteri Pertanian