Kamis, 14/02/2019 12:55 WIB
Beijing, Jurnas.com - Negosiator Amerika Serikat (AS) dan China memulai diskusi tingkat rendah di Beijing untuk mengakhiri konflik perdagangan antara dua ekonomi besar itu.
Kantor berita China, Xinhua melaporkan pada Kamis (14/2), Wakil Perdana Menteri China Liu He bertemu dengan Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin.
AS mengancam akan menaikkan bea masuk China senilai USD200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen pada 1 Maret jika Beijing gagal menyetujui tuntutan Washington untuk mengubah praktik perdagangannya.
Awal pekan ini, Presiden AS, Donald Trump mengatakan secada terbuka ingin memperpanjang tenggat waktu negoisasi perdangangan jika pertemuan di Beijing berakhir positif.
10 Orang Tumbang Akibat Penembakan Massal di Area Padat Penduduk
Lubang Raksasa di China Simpan Pohon Langka, Peneliti Ungkap Sisi Gelapnya
Heaven Lake, Danau di Puncak Gunung Berapi yang Membelah China dan Korut
Kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu, Trump memberikan nada optimis menjelang diskusi di ibukota China.
"Ini berjalan dengan sangat baik. Kita akan melihat apa yang terjadi, tetapi saya pikir itu berjalan dengan sangat baik," Mereka menunjukkan kepada kita rasa hormat yang luar biasa," kata Trump.
Keyword : Perang DagangChinaAmerika Serikat