Wacana KLB PSSI, Persija: Tidak Perlu

Sabtu, 09/02/2019 07:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Pembina klub Persija Jakarta, Komjen Pol (Purn) Syafruddin memandang wacana kongres luar biasa (KLB) yang akan dilakukan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memilih ketua baru, sebagai hal yang tidak perlu.

Wakapolri 2016-2018 ini menyarankan agar pengurus PSSI saat ini menyelesaikan tugas yang saat ini tinggal menyisakan waktu satu tahun ke depan.

“Tidak perlu KLB. Sudah beberapa kepengurusan PSSI selalu berkutat dengan masalah jatuh-menjatuhkan. Karena itu sekarang lebih baik menormalkan semuanya,” ujar Syafruddin di Jakarta pada Jumat (8/2).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) itu juga berharap tidak ada intrik apapun di tubuh PSSI, serta kepengurusan selanjutnya merupakan sosok-sosok bersih, yang dapat menjernihkan organisasi.

“PSSI harus memilih orng bersih menjadi ketua umum. Kalau ada yang masih berpikiran kotor, singkirkan saja,” tegas dia.

Diketahui, wacana KLB menguat pasca mundurnya Ketua Umum PSS sebelumnya Edi Rahmayadi dalam kongres tahunan PSSI di Bali.

Dan untuk sementara, posisi Edy diganti oleh Joko Driyono yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua umum.

TERKINI
Hari Ini, Rupiah Menguat jadi Rp17.944 per Dolar AS Tak Hanya Bahayakan Aset Negara, Gugatan PLK ke Kemenkum Salah Alamat Israel Disebut Lakukan Pembersihan Etnis di Tepi Barat Netanyahu Bakal Kembali Bertarung di Pilpres Israel