Minggu, 03/02/2019 16:10 WIB
New Delhi, Jurnas.com – Setidaknya tujuh penumpang dinyatakan tewas ketika sebuah kereta api yang menuju Delhi, tergelincir di negara bagian Bihar, India timur pada Minggu (3/2).
11 rangkaian kereta Seemanchal Express meninggalkan rel di dekat stasiun kereta Sahadai Buzrurg pada Minggu dini hari. Demikian pernyataan Kementerian Perkeretapian India.
Tragedi ini menandai awal tahun yang buruk bagi jalur kereta api India yang bermasalah. Tercatat 60 orang tewas tahun lalu, ketika sebuah kereta komuter yang melaju dengan kecepatan tinggi melintasi kerumunan orang di rel kereta api di India utara.
Kereta api negara bagian India, sebagian besar dibangun pada masa pemerintahan kolonial, memiliki catatan keselamatan yang mengerikan, setelah kurangnya investasi dalam infrastruktur keselamatan kereta api selama beberapa dekade.
Menhub Sakit, Komisi V Tunda Pembahasan Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Polarisasi Agama di India Menguat, Muslim Solid Dukung Oposisi
Tak Dibiarkan Layu, Momen Petugas KAI Menyirami Bunga di Stasiun Bekasi
Dikutip dari Reuters, pemerintah juga menjaga kebijakan tarif tetap rendah untuk 23 juta penumpang yang menggunakan jaringan transportasi itu setiap hari.
Keyword : Kecelakaan Kereta ApiIndia