Arab Saudi Bebaskan Miliarder Mohammed al-Amoudi

Senin, 28/01/2019 07:55 WIB

Riyadh - Arab Saudi membebaskan miliarder Saudi-Ethiopia Mohammed al-Amoudi, lebih dari setahun setelah taipan itu ditahan di bawah kampanye anti-korupsi kontroversial kerajaan.

Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, membenarkan pembebasan Amoudi di Twitter pada Minggu (27/1), dengan mengatakan Amoudi dibebaskan  setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) melakukan perjalanan ke Riyadh Mei lalu.

Seorang juru bicara kantor keluarga mengatakan kepada Reuters bahwa Amoudi telah kembali ke rumahnya di kota Jeddah barat.

Amoudi ditahan di hotel Ritz-Carlton Riyadh pada November 2017 bersama dengan puluhan pangeran, pejabat dan pengusaha setelah MBS meluncurkan kampanye yang disebut sebagai bersih-bersih negara.

Pembebasan Amoudi terjadi setelah beberapa pengusaha lain pekan lalu dan setelah kerajaan negeri Petro Dolar itu menuai kecaman global atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan penyiksaan yang dilaporkan terhadap aktivis perempuan.

Amoudi, yang lahir di Ethiopia dari ayah Yaman dan ibu Ethiopia, memiliki portofolio bisnis yang luas di bidang konstruksi, energi, pertanian, pertambangan, hotel, perawatan kesehatan dan manufaktur.

Menurut laporan Forbes tahun lalu, kekayaan bersihnya diperkirakan USD10,9 miliar. Forbes menurunkan kekayaan bersihnya awal bulan ini menjadi USD1,2 miliar karena kurangnya kejelasan tentang aset mana yang masih ia miliki.

Tidak jelas berapa banyak, jika ada, kekayaan Amoudi yang mungkin diserahkan kepada negara dengan imbalan pembebasannya. Pihak berwenang Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Jaksa Agung Arab Saudi Sheikh Saud al-Mojeb mengatakan Januari lalu bahwa kerajaan telah menyita lebih dari USD100 miliar dalam penyelesaian anti-korupsi. Para ahli  mencatat penangkapan adalah cara bagi MBS untuk mengkonsolidasikan kekuatan ekonomi, juga politik, di Arab Saudi.

TERKINI
Israel Perintahkan Evakuasi Paksa Warga di 29 Desa Lebanon Media Iran Sebut Teheran Belum Ketok Palu Terkait Negosiasi dengan AS Menko Pangan: Presiden Prabowo Subianto Perjuangkan Teologi Surah Al-Maun Iran Disebut Setuju Buka Selat Hormuz Tanpa Tarif