Senin, 14/01/2019 14:21 WIB
Doha - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, memuji dukungan Qatar untuk upaya anti-terorisme Washington. Salah satunya di Timur Tengah.
Lewat Dialog Strategis AS-Qatar kedua di Doha, Pompeo mengatakan AS dan Qatar bekerja sama untuk menyelesaikan banyak masalah regional, termasuk Afghanistan dan Irak.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Qatar karena menampung 13.000 tentara AS di Pangkalan Udara Al Udeid dan menegaskan akan meningkatkan kerja sama bilateral, terutama dalam persiapan Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Pompeo dan Menteri Luar Negeri Qatar Syeikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menandatangani sejumlah perjanjian ekonomi, politik, dan keamanan saat sesi pembukaan.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
Pompeo kini sedang melakukan tur Timur Tengah, termasuk ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir. Pompeo dijadwalkan mengunjungi Arab Saudi usai lawatan di Qatar.
Pada pertengahan 2017, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain memutuskan diplomatik dan hubungan dagang dengan Qatar. Blok teluk ini menuduh Doha mendukung terorisme, sebuah tuduhan yang ditolak keras oleh Qatar.
Keyword : QatarAmerika SerikatNegara Teluk