Senin, 08/06/2026 17:46 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri undangan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Kantor Staf Kepresidenan, Senin (8/6/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Febrian Alphyanto Ruddyar.
Mendes Yandri merasa bersyukur dengan adanya rapat ini karena diberi kesempatan untuk menyampaikan pokok persoalan yang terjadi di wilayah 3T.
Ada 30 Kabupaten yang masuk daerah tertinggal, dimana sekitar 5.000 desa yang belum dialiri listrik, tidak miliki sinyal, sarana kesehatan dan pendidikan yang minim serta sarana air bersih.
Mendes dan Kepala BRIN Bakal Implementasikan Hasil Riset ke Tingkat Desa
Mendes Gandeng UIN SMH Banten Genjot Produksi Desa Tematik dan Desa Ekspor
Mendes Siap Hadiri Haul dan Munas Alumni Al Hikmah 2 di Brebes
"Ini perlu dilakukan karena ada Asta Cita keenam yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan," kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Langkah ini perlu kolaborasi semua pihak termasuk negara donor, swasta dan BUMN agar dalam periode pertama Presiden Prabowo ini, masalah di daerah 3T bisa terselesaikan.
Pasalnya 30 Kabupaten ini penyumbang terbesar Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal yang totalnya mencapai 9.300
"Nah 6.000 desa berada di 30 Kabupaten ini jadi totalnya hampir 75 persen. Jadi jika ini bisa diselesaikan maka Daerah Tertinggal Insya Allah bisa diselesaikan," kata Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.
KSP Dudung Abdurachman mengatakan, rapat koordinasi bertujuan agar pihaknya mengetahui langsung kondisi riil di 30 Kabupaten yang masuk wilayah 3T.
Dikatakan Dudung, hingga 80 tahun Indonesia Merdeka ini perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.
"Hal-hal ini yang harus kita pecahkan dan akan saya laporkan ke Presiden," kata Mantan KSAD ini.
Para Kepala Daerah itu juga nantinya akan diberi kesempatan untuk bertemu Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan yang nantinya jadi masukan bagi Presiden.
Turut hadir Pejabat Tinggi di lingkungan Kantor Staf Kepresidenan, Perwakilan Bupati dari wilayah 3T.
Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PEID Tabrani dan Dirjen PPDT Samsul Widodo,