Senin, 14/01/2019 05:56 WIB
Washington - Musim gugur lalu, tim keamanan nasional Gedung Putih meminta Pentagon memberikannya opsi untuk menyerang Iran setelah sekelompok gerilyawan yang bersekutu dengan Teheran menembakkan mortir ke sebuah daerah di Baghdad yang merupakan rumah bagi Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS).
Begitu kata Wall Street Journal (WSJ) mengutip pejabat yang saat ini masih aktif dan mantan pejabat AS, Minggu (13/1) waktu setempat, seperti Jurnas.com lansir dari Reuters.
Bentrokan Houthi dan Pasukan Yaman Tewaskan 120 Orang
Korea Selatan Dilaporkan Bersiap Kerahkan Militer ke Selat Hormuz, Ada Apa?
Trump Dilaporkan Pertimbangkan Akhiri Perang dengan Iran
Departemen Luar Negeri AS tidak mengomentari laporan itu. Pentagon mengatakan pihaknya memberikan opsi kepada presiden untuk berbagai ancaman.
Juru bicara NSC, Garrett Marquis, mengatakan NSC melakukan hal yang sama dan akan terus mempertimbangkan "pilihan penuh" setelah serangan.Keyword : Gedung PutihAmerika SerikatTimur Tengah