Senin, 14/01/2019 05:56 WIB
Washington - Musim gugur lalu, tim keamanan nasional Gedung Putih meminta Pentagon memberikannya opsi untuk menyerang Iran setelah sekelompok gerilyawan yang bersekutu dengan Teheran menembakkan mortir ke sebuah daerah di Baghdad yang merupakan rumah bagi Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS).
Begitu kata Wall Street Journal (WSJ) mengutip pejabat yang saat ini masih aktif dan mantan pejabat AS, Minggu (13/1) waktu setempat, seperti Jurnas.com lansir dari Reuters.
Pertumbuhan Ekonomi Global Diperkirakan Melambat 2,1 Persen pada 2026
Netanyahu Perintahkan Serangan Udara, Warga Dahiyeh Mulai Melarikan Diri
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Departemen Luar Negeri AS tidak mengomentari laporan itu. Pentagon mengatakan pihaknya memberikan opsi kepada presiden untuk berbagai ancaman.
Juru bicara NSC, Garrett Marquis, mengatakan NSC melakukan hal yang sama dan akan terus mempertimbangkan "pilihan penuh" setelah serangan.Keyword : Gedung PutihAmerika SerikatTimur Tengah