Rabu, 26/12/2018 08:10 WIB
Tripoli – Kelompok teror Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Libya, pada Selasa (25/12) kemarin.
ISIS mengatakan tiga anggotanya juga tewas setelah melakukan serangan yang menewaskan dua warga sipil tersebut.
“IS (Islamic State) bertanggung jawab atas serangan terhadap Kementerian Luar Negeri Libya di Tripoli,” tulis Reuters mengutip pernyataan ISIS di kantor berita Amaq pada Rabu (26/12).
Seperti diketahui, setidaknya lima orang tewas dalam peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Kemlu Libya. Dua orang merupakan warga sipil, dan tiga lainnya merupakan pelaku bom.
Rudianto Lallo Sabet KWP Award 2026, Legislator Muda Humanis dan Responsif
Komut Pertamina Kunjungi FT Padalarang, Pastikan Distribusi Energi Optimal
Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan
Tiga pelaku diketahui memulai serangan mereka dengan bom mobil yang berakibat merusak kendaraan dan bangunan. Mereka kemudian menembaki kementerian, menurut penuturan salah seorang sumber keamanan.
“Dua berhasil masuk (ke dalam kementerian), dan yang lainnya dibunuh oleh penjaga kementerian,” demikian pernyataan aparat keamanan.
Asap tebal tampak mengepul dari gedung Kemlu Libya. Sementara 21 korban luka dilarikan ke rumah sakit.
Keyword : Bom Bunuh Diri Libya Kementerian Luar Negeri