Prancis Setop Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Jum'at, 23/11/2018 07:50 WIB

Kopenhagen - Pemerintah Denmark menangguhkan penjualan senjata ke Arab Saudi. Keputusan itu menyusul krisis kemanusiaan di Yaman dan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

"Sudah saatnya Eropa mengirim peringatan yang jelas kepada Arab Saudi," kata pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Denmark, Kamis (22/11) waktu setempat.

Dalam surat tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen berharap negara Uni Eropa lainnya juga membekukan penjualan senjata ke Arab Saudi seperti yang telah dilakukan Jerman.

Samuelsen juga mengkritik sikap Amerika Serikat terhadap Negeri Petro Dolar yang bergerak berlawanan dengan Eropa dan memutuskan akan terus menjual senjata yang bernilai miliaran dolar ke negara tersebut.

Dilansir Anadolu, langkah Denmark menangguhkan penjualan senjata ke Arab Saudi itu dilakukan setelah Jerman menghentikan semua penjualan senjata ke Riyadh. Sementara Prancis dikabarkan juga akan segera memutuskan sanksi atas pembunuhan wartawan Saudi itu.

TERKINI
BRICS Desak Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Trump Sebut Perang Lawan Iran Berakhir dalam Waktu Dekat Pasukan Pemerintah Yaman Serang Drone ke Milisi Houthi KPK Telusuri Uang ke Ahmad Ali dari Jasa Pengamanan Tambang di Kukar