Sabtu, 12/09/2026 22:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pasukan pemerintah Yaman pada Sabtu mengatakan telah melancarkan serangan drone yang presisi terhadap lokasi kelompok Houthi di Provinsi Al-Dhale, Yaman barat daya di tengah meningkatnya ketegangan konflik di negara Arab tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Perisai Bangsa (Nation’s Shield Forces) tidak merinci lokasi “serangan drone presisi” itu.
Mereka juga merilis rekaman video serangan yang memperlihatkan serangan udara menargetkan sekelompok puluhan anggota Houthi.
Hingga kini, belum ada komentar langsung dari pihak Houthi terkait pernyataan tersebut.
Kecam Serangan Houthi, Koalisi Yaman Bersiap Balas dan Netralisir Ancaman
Bentrokan Houthi dan Pasukan Yaman Tewaskan 120 Orang
Houthi Sebut Serang Kapal Tanker di Laut Merah
Peta penguasaan wilayah di Yaman telah berubah dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya konfrontasi antara pasukan pemerintah dan Houthi sejak awal Juli 2026, setelah sempat mengalami masa tenang selama bertahun-tahun.
Menurut kelompok Houthi, mereka kini menguasai seluruh Provinsi Al-Hudaydah di bagian barat. Hal tersebut menyusul pergerakan mereka di wilayah barat Provinsi Taiz dan merebut Kota Mokha beserta pelabuhannya di Laut Merah.
Kemajuan tersebut juga membawa Houthi mendekati Selat Bab El-Mandeb, salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.
Sementara itu, pasukan pemerintah telah meraih kemajuan di Provinsi Al-Jawf, wilayah utara yang berbatasan dengan Arab Saudi, dan mendekati ibu kota provinsi tersebut, Al-Hazm.
Bentrokan juga masih berlangsung di sejumlah front di Provinsi Marib, Al-Bayda, dan Al-Dhale.
Adapun Yaman telah dilanda konflik sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada September 2014.
Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi kemudian melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Sumber: Anadolu