Minggu, 18/11/2018 07:41 WIB
Kuwait City - Layanan keamanan Kuwait mendeportasi aktivis Israel dan Blogger, Ben Tzion kurang dari 24 jam setelah memasuki negara yang dijuluki Hollywood Teluk.
Blogger itu dideportasi setelah menuai kritikan dari anggota parlemen Kuwait dan sejumlah aktivis atas kehadirannya di negara tersebut dan kunjungannya ke International Book Fair yang diketahui melalui akun Instagram.
Media Kuwait, termasuk Al-Qabas dan Al-Rai mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa Tzion memasuki negara dengan paspor Amerika Serikat (AS) dan bahwa kunjungannya bukan untuk tujuan berpartisipasi dalam Pameran Buku Internasional Kuwait.
Pada Kamis (15/11) malam, Kementerian Dalam Negeri Kuwait mendeportasi Tzion setelah 18 jam di negara itu, menurut sumber yang sama.
Pameran Buku Kuwait dimulai pada 14 November dan berlanjut hingga 24 November dalam sebuah sesi yang merayakan Yerusalem sebagai ibu kota abadi Palestina.
Israel Perintahkan Evakuasi Massal Rakyat Lebanon Selatan
Bengis! Israel Tutup Akses Air untuk Hukum Rakyat Gaza
Laporan MSF, Israel Jadikan Air Sebagai Senjata untuk Genosida di Palestina
November lalu Tzion Tzion menuai kecaman di media sosial setelah memposting foto dirinya dengan kerangan yang berisi perdamaian dan toleransi di dalam Masjid Nabi di Madinah, Arab Saudi.