Selasa, 06/11/2018 08:13 WIB
Brussels - Anggota Komisi Ekonomi dan Keuangan Uni Eropa, Pierre Moscovici tegas mengatakan, Uni Eropa tak menyetujui sanksi Amerika Serikat (AS) di Iran.
Moscovici menyatakan pendapatnya melalui radio Franceinfo terkait keputusan AS yang menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015 dan menerapkan kembali semua sanksi terhadap Iran.
"Uni Eropa tidak membenarkan AS menjatuhkan kembali sanksi terhadap Iran," ungkap Moscovici.
Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Washington dari pakta nuklir tersebut pada Mei, mengabaikan keberatan dari sekutu-sekutu dekatnya di Eropa.
AS Sanksi Kilang Minyak China usai Beli Minyak dari Iran
Geopolitik Memanas, Erdogan Tak Diundang ke KTT Uni Eropa di Siprus
Iran: Keamanan Hormuz Bergantung pada Kebebasan Ekspor Minyak Iran
Sanksi putaran kedua dari AS ke Iran diberlakukan mulai Senin, yang menargetkan sektor energi, perkapalan, dan keuangan Iran.
Pakta ini mengucurkan miliaran dolar pelepasan sanksi internasional bagi Iran; sebagai gantinya Iran harus memperbolehkan program nuklir mereka ditunda dan diperiksa.
Jumat lalu, pemerintah AS mengumumkan akan mengizinkan delapan negara importir melanjutkan perdagangan minyak dengan Iran untuk sementara waktu.
China, India, Korea Selatan, Turki, Italia, Amerika Serikat, Jepang dan Taiwan adalah salah satu importir utama minyak Iran.
Pada Jumat, UE, Jerman, Inggris, dan Prancis mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan sangat menyesali penjatuhan kembali sanksi-sanksi oleh AS. (aa)