Kasus e-KTP, Andi Narogong Setor Rp2,1 Miliar ke KPK

Kamis, 11/10/2018 11:44 WIB

Jakarta - Terpidana kasus korupsi e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong telah menyetor uang pengganti dan denda sebesar Rp2,1 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari uang denda sebesar Rp 1 miliar dan uang pengganti sebesar Rp 1,186 miliar.

"Total uang sebesar Rp2,186 miliar tersebut telah disetorkan KPK ke kas negara," kata Febri, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (11/10).

Sebelumnya, saat proses hukum masih berjalan Andi Narogong telah mengembalikan uang US$350 ribu. Kata Febri, pembayaran uang pengganti dan denda ini merupakan upaya KPK untuk memulihkan kerugian keuangan negara akibat korupsi proyek e-KTP.

"Hal ini adalah bagian dari upaya asset recovery yang dilakukan oleh KPK, khususnya dalam kasus KTP Elektronik," katanya.

TERKINI
Studi Terbaru Tunjukkan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Diare pada Anak Wamenkomdigi Dorong Digitalisasi UMKM Genjot Produktivitas dan Daya Saing Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla Kalimantan Ini Panduan Menjawab Azan dan Doa Setelahnya