Kepala Interpol Hilang di China

Sabtu, 06/10/2018 15:30 WIB

Jakarta - Penyidik Perancis melakukan penyelidikan hilangnya Kepala Kepolisian Internasional (Interpol) Meng Hongwei. Warga Tionghoa itu tak lagi terlihat fisiknya setelah berkunjunga ke negaranya sendiri.

Insiden itu terkuak setelah istri Meng melaporkan kepolisian. Menurut kantor berita AFP, Meng terakhir terlihat di Lyon pada akhir September.

Sementara, Portal berita, South China Morning Post, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan pria berusia 64 tahun itu sedang dalam penyelidikan China.

"Setibanya di China, Meng langsung dibawa untuk diinterogasi," katanya.

Dalam pernyataanya, Interpol mengatakan pihaknya menyadari laporan sehubungan dengan dugaan hilangnya Meng.

"Ini adalah masalah bagi otoritas terkait di Perancis dan China," kata badan itu dalam sebuah pernyataan.

Sebelum jadi kepala Interpol, Meng menjabat sebagai  wakil menteri  yang bertanggung jawab atas keamanan publik Tiongkok. Sejak itu muncul kekhawatiran jabatannya itu dimanfaatkan Beijing untuk memburu para pembangkang politik yang lari dari negara itu.

Sekedar diketahui, Interpol dapat mengeluarkan peringatan yanng skalanya internasional terhadap individu-individu yang jadi buronan atas kejahatan kriminal.

Hanya saja, Interpol tidak memiliki kekuatan untuk mengirim petugas ke negara-negara tertentu, untuk menangkap individu, atau mengeluarkan surat perintah penangkapan. (Al Jazeera)

TERKINI
Menkomdigi Buka Wacana Larang Anak di Bawah 16 Tahun Belanja Daring Ratusan Eks Diplomat hingga Menteri Desak Uni Eropa Lawan Israel Kuala Lumpur dan Petaling Jaya Terendam usai Hujan Lebat ICW Soroti LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Kabinet Belum Tayang