Senin, 24/09/2018 11:55 WIB
Tehran - Presiden Iran mengatakan negaranya mengetahui siapa di belakang pembunuhan massa sipil dan militer pada acara parade militer peringatan Perang Iran-Irak di Ahvaz, Iran, Sabtu (22/9) kemarin.
"Mereka yang menyebut dirinya aktivis hak asasi manusia harus bertanggung jawab atas serangan ini," kata Hassan Rouhani kepada wartawan di Teheran, sebelum terbang ke New York menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-73.
AS Klaim Kuasai Minyak Venezuela 100 Tahun, Dapat Hak Veto
Iran Ancam Balasan Lebih Berat Jika AS Kembali Menyerang
Iran Pastikan Serangan AS Tak Hentikan Produksi Minyak di Pulau Kharg
Keyword : Ahvaz Hasan Rouhani Amerika Serikat Saddam Hussein