Selasa, 11/09/2018 10:26 WIB
New York – Gubernur California Jerry Brown menandatangani undang-undang, yang berisi komitmen penggunaan 100 persen energi listrik bersih pada 2045 mendatang.
Setidaknya 20 negara telah membuat kesepakatan tersebut, namun California sejauh ini dinilai paling serius, pasca menetapkan kesepakatan itu dalam peraturan perundang-undangan.
“RUU ini, ditambah dengan perintah eksekutif menjadikan California berada di jalur terdepan untuk memenuhi Perjanjian Iklim Paris,” ujar Brown saat upacara penandatanganan di ibu kota negara Sacramento.
“Memang tidak akan mudah, tidak akan segera, tapi itu harus dilakukan,” imbuhnya.
Ilmuwan Peringatkan Kerusakan Great Barrier Reef Terancam Meluas
Perubahan Iklim Bikin Penyakit Air Berubah, Risiko Kolera-Salmonel Naik
Begini Cara Tepat Redakan Biang Keringat Saat Cuaca Panas
Dilansir dari AFP, di panggung internasional, California muncul sebagai pendorong Perjanjian Iklim Paris, pasca Presiden AS Donald Trump memutuskan keluar dari kesepakatan tersebut.
Menurutnya, California sebagai negara bagian AS yang sangat makmur, tetap mengambil tindakan yang agresif terhadap perubahan iklim yang terjadi selama beberapa periode terakhir.
“Jadi saya harap komitmen ini akan membuat Prancis dan Jerman menaikkan ambisi mereka sendiri, karena kita harus melakukan lebih dari yang kita lakukan sekarang,” ujarnya.
Diketahui, sektor listrik menyumbang 16 persen dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh California. Selain visi listrik bersih, negara tersebut juga berkomitmen memangkas emisi gas rumah kaca hingga 40 persen pada 2030.
Keyword : Iklim Listrik California Rumah Kaca