Eskpor Minyak Mentah Iran ke India dan China Melejit
Sabtu, 11/08/2018 08:25 WIB
Tehran - Survei Platts menunjukkan ekspor minyak mentah Iran ke China dan India melejit pada Juli dibandingkan dengan bulan sebelumnya meskipun ada sanksi unilateral Amerika Serikat (AS)
Dilansir Tehran Time, data Platts, ekspor minyak mentahh Iran ke China sebanyak 799.452 barel per hari (bpd) pada Juli, naik dari 722.100 bph pada Juni.
Pekan lalu, para pejabat
China menolak permintaan AS untuk memotong impor
minyak Iran. Meski begitu, mereka menekankan bahwa impor
China mungkin tidak akan naik lebih jauh dari level saat ini.
Begitu pun dengan
India. Ekspor
minyak Iran ke
India naik lebih dari 40.000 bph dari Juni menjadi 706.452 bph pada Juli. Meskipun beberapa penyuling
India mengatakan mereka akan mengurangi ketergantungan mereka pada
Iran.
Ekspor ke Jepang juga melonjak ke level tertinggi tujuh bulan karena kilang-kilang bergegas untuk mengamankan kargo sebanyak mungkin sebelum sanksi AS diterapkan kembali.
Pekan lalu para pejabat Jepang mengunjungi Washington untuk mencari perlindungan agar tetap dapat mengimpor
minyak mentah
Iran tetapi para pejabat AS telah menolak untuk melakukan perundingan.
Pemerintah AS mendorong sejumlah negara memotong impor
minyak Iran ke nol, tetapi pelanggan utama seperti
China dan
India diperkirakan akan meguras otok mereka agar tetap melanjutkan kesepakatan meskipun ada sanksi.
Ekspor ke Eropa pada Juli turun menjadi 465.450 bpd dari 485.768 bpd karena permintaan dari Perancis, Spanyol, dan Turki menurun sementara dari Italia dan Yunani tumbuh dengan baik.
TERKINI
Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota
Rosan Ajak Perguruan Tinggi Implementasikan Riset ke Industri Hilirisasi
Ini 9 Hal Paling Identik dengan Jakarta, Nomor 6 Sulit Dipisahkan
Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam