Sabtu, 04/08/2018 11:10 WIB
Singapura – Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menjanjikan dana keamanan sebesar US$300 juta (Rp4,3 triliun) untuk ASEAN. Dana keamanan tersebut akan dikucurkan dalam rangka melawan dominasi China di Asia Tenggara.
“Sebagai bagian komitmen kami untuk memajukan keamanan di regional Indo-Pasifik, AS dengan senang hati mengumumkan US$300 juta untuk pendanaan baru, dan memperkuat kerja sama keamanan di seluruh wilayah,” ujar Pompeo dilansir dari Reuters dalam acara pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN, Jumat (3/8).
Pompeo menjelaskan, bantuan keamanan diharapkan dapat memperkuat keamanan maritim, mengembangkan bantuan kemanusiaan, kemampuan pemeliharaan perdamaian, dan melawan ancaman transnasional.
Awal pekan ini, AS akan menginvestasikan $ 113 juta dalam prakarsa teknologi, energi dan infrastruktur di negara-negara berkembang Asia yang disebutnya sebagai “uang muka untuk era baru ekonomi AS di kawasan ini”.
Represi Transnasional Meningkat pada 2025, Negara ASEAN Masuk Daftar
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
Visi Amerika Serikat untuk "Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka" datang pada saat yang sama, ketika China meningkatkan pengaruhnya sebagai bagian dari rencana Belt and Road, guna meningkatkan hubungan perdagangan dengan negara-negara di Asia Tenggara dan sekitarnya.
Para analis mengatakan perselisihan perdagangan yang keras antara Beijing dan Washington juga berpengaruh pada ketegangan atas isu-isu hotspot regional lainnya, seperti Laut Cina Selatan, yang diklaim secara keseluruhan oleh China dan sebagian oleh beberapa negara Asia Tenggara.
Keyword : ASEAN Amerika Serikat