Selasa, 24/07/2018 09:11 WIB
Tel Aviv – Para peneliti Israel sedang mengembangkan teknologi untuk menghasilkan hidrogen dan listrik dari bakteri hidup.
Teknologi baru ini, menurut Technion Institute of Technology, memungkinkan energi dari bakteri fotosintetik yang disebut cyanobacteria, yang umumnya hidup di danau, laut, dan lingkungan berair.
Dilansir dari Xinhua, bakteri itu melalui mekanisme fotosintesis akan menghasilkan energi sendiri dari sinar matahari, atau memanfaatkan mekanisme pernapasan berdasarkan dekomposisi gula dalam gelap.
Para peneliti menyebut bakteri menyalurkan energi ke pusat reaksi kimia, lalu memecah air dengan menciptakan arus elektron dan ion hidrogen, yang digunakan untuk menghasilkan energi kimia dalam rangka menghasilkan makanan.
4 Anak Tewas dan Terluka Setiap Hari di Lebanon Sejak Gencatan Senjata
Hizbullah Ogah Masukkan Klausul Senjata dalam Perundingan Lebanon-Israel
Israel Hibahkan Iron Dome ke UEA untuk Hadapi Rudal Iran
Energi yang terkumpul, nantinya dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik yang digunakan untuk menghasilkan hidrogen. Hidrogen dianggap sebagai bahan bakar masa depan, karena tidak memancarkan polisi, tetapi hanya air.